Monday, February 19, 2007

Di atas Pasir

Aku menggambar dunia dengan warna
Menghabiskan setiap waktuku menghidupkan hidup
Memberi warna pada lembaran kertas kosong
Menggambarinya dengan telapak tanganku
Membuat grafiti di dinding-dinding jalan
Menandai setiap tapak kakiku


Aku tak sendirian
Tapak kakiku tak kesepian
Karna disampingnya ada banyak tapak lain
Melangkah beriringan dan bersisian
Membentuk lukisan alam di atas pasir pantai

4 comments:

nie said...

dan walaupun kelihatannya kita berjalan sendirian, akan ada seseorang yg akan selalu menapaki jalan di samping kita dengan setia, yaitu Tuhan Yesus. :)

Anonymous said...

Dalam komunitas, kita halau kejemuan / hal yang monoton.

Anonymous said...

dengan sandal jepit "hijau" yang menggambarkan kebersahajaan alami, melangkah bersama2 menelusuri alam, hindarkan batu kerikil menuju cahaya kebahagiaan.

Anonymous said...

hehe.. kebersahajaan tercermin juga dengan menaiki economic class electric tram, yang jubel, bersama teman2, menuju cahaya bagi masa depan nya, di sini kampus. hehe..