Sunday, September 16, 2012

hai mom

Hai mom

hai mom.. how are you there? are you happy there? 16 Days already mom.
i really miss you. not only me mom. Dad, GrandMa, Dede, Mama In also miss you so much, Mom.



Mom... papa kesepian katanya. hihihii.. padahal biasanya perang mulut terus ya sama mama. Sekarang papa sendirian ma... malam-malam papa menghabiskan waktunya dengan membersihkan seluruh rumah. mencoba membunuh waktu dan kesepiannya sebelum akhirnya kantuk menyerang.

Rumah yang biasanya ramai dengan berbagai percakapan dan suara TV, sepertinya kini hanya ada suara TV dan nyanyian jangkrik. Ketiadaanmu sungguh sangat terasa Ma.

Meski aku jarang tinggal serumah denganmu sejak aku kecil, tapi sekarang, saat aku menyadari aku tak bisa menelponmu, tak bisa mengirim pesan padamu, membuat hatiku terasa kosong. Membuat otakku tumpul dan berharap waktu berputar kembali. Kembali ke masa semua anggota keluarga masih utuh. Kembali ke masa aku bisa dengan bebas menelpon dan mengirim pesan padamu. Meski hanya sekedar pesan untuk menanyakan apa yang kau masak hari ini.

Ma.. tahun ini menjadi ulangtahun terpedih yang pernah aku alami. Kau pergi hanya beberapa hari sebelum ulang tahunkku ke 27. Hanya 10 hari sebelum ulangtahunku Ma. Betapa hatiku sangat dan amat pedih. Saat aku ajak papa, mak, mama in dan dede untuk makan bersama, aku melihat mata papa seperti menahan tangis, mengingat kau tak ada bersama dengan kami lagi. Hari itu bukan lagi menjadi hari bahagiaku ma. Hari itu menjadi hari tersedih bagiku. Tak ada lagi godaan darimu untuk menyicipi masakan yang khusus kau buat di hari ulang tahunku meski aku tak ada di rumah.

Ma... masih banyak yang ingin aku tanyakan. Meski hanya masalah sepele, seperti dimana kau biasa membelikan aku celana pendek yang menjadi celana kesayanganku. Banyak sekali ma yang ingin aku tanyakan. Bukan hanya itu saja, banyak hal yang masih harus aku pelajari darimu. Belum semua resep masakanmu yang kau ajarkan padaku.

Aku kangen bertukar bbm denganmu. Meski hanya sepenggal-sepenggal, biasanya hampir setiap hari ada saja yang kita bicarakan. Mulai dari masakan, segala pintaku, atau bahkan hal-hal serius. Aku rindu membaca namamu ada di bagian atas menu bbmku.

Aku kangen membaca namamu di layar handphoneku ma. Kadang kala, kau akan langsung menelponku. Meski hanya sejenak. Tapi kini, tak mungkin lagi. Saat aku memikirkanmu, aku gunakan hpmu untuk memanggil nomorku sendiri ma. Seakan-akan kau menelponku.

Begitu banyak keinginan yang masih belum bisa aku sampaikan ma. Dan aku tau.. masih banyak pula impianmu untukku. Terlalu cepat mama pergi.

No comments: