Thursday, May 04, 2006

Mengapa dia begitu??

Kesal. Sebel…. Pengen marah dan banyak lagi. Susah ngungkapinnya…
Kalau ditanya sebabnya, ada banyak hal. Aku bingung berawal dari mana sebetulnya masalah ini hingga seperti seakrang. Hingga terasa menyesakkan seperti ini.
Apakah kedekatan dan keakraban selama hamper 2 tahun ini tak ada artinya bagi dia? Apakah waktu yang kita lewati bersama setelah sekian lama tak berarti apa-apa? Tak meninggalkan segores kenangan dan arti baginya? Lalu apakah artinya yang ada selama ini bila sekrang saat ia memiliki teman-teman baru di kelasnya menjadi asing di depanku.
Mana telpon dan sms yang dulu sering ada. Mana teguran dan ajakan makan bareng yang dulu sering muncul di hadapanku.
Apakah hanya bila dia punya kesusahan saja mencariku? Padahal aku sudah menganggapnya sahabatku. Dulu kita sangat dekat. Hampir setiap hari bersama karena memang satu kelas. Setelah tak satu kelas pun, masih sering bertemu. Bertegur sapa dan saling mensupport. Bila aku ada masalah, pada dia aku bercerita. Bila dia sedang punya beban pikiran, padaku dia berkeluh.
Tapi kini, dia sangat asing. Tak ada lagi ajakan makan bareng, no sms, no midnight called. Aku kangen sama semuanya. Aku gak ngerti kenapa dia bisa berubah sampai segitu jauh. Aku tahu, dia lagi ada gebetan. Tapi rasanya gak ngaruh. Sampai sebulan lalu, dia masih sering cerita n Tanya pendapat kok. Karena geng cewek2 di kelasnya??? Aku juga gak ngerti.
Rasanya seperti ditinggalkan. Ditinggal pacar gak seperti ini. Ini lebih kesepian. Lebih membingungkan, lebih menyakitkan. Pikiranku seringkali tertuju padanya. Pada waktu yang telah kami habiskan bersama. Aku merindukan saat-saat seperti itu.
Semudah itukah manusia berpaling bila telah mendapatkan teman baru. Apakah tak ada artinya lagi teman lama?????