Tuesday, February 19, 2013

i miss her



Seringkali aku teringat sosoknya. Jika dulu, tak jarang aku merasa malas untuk di sampingnya dalam waktu lama karena seringkali beda pendapat. Kini, aku merasa rindu saat-saat itu. Aku ingin mengulangnya lagi. Aku ingin berdebat lagi. Meskipun hanya untuk hal-hal sepele. Manusia itu aneh ya. Saat dia masih ada.. seringkali merasa sebal atau lainnya. Namun, saat tak bisa ditemui lagi, selalu ada perasaan rindu, ingin bertemu dengannya lagi. Rasa ini yang sekarang sering menghantuiku.
Ada saatnya aku lupa jika sudah tak bisa saling bertukar pesan di bbm. Tanpa sengaja aku mengetik pesan untuknya. Padahal handphone blackberry nya sekarang aku yang memegangnya. Pin nya masih aku aktifkan. Nomornya pun masih aktif sekarang.
Aku rindu melihat namanya terpampang di layar handphoneku. Aku rindu menerima pesan singkatnya. Aku rindu mendengar gelak tawa dan omelannya. Aku rindu menelponnya.
Tapi apa dayaku sekarang. Tak bisa lagi aku lakukan semua itu. Tak bisa lagi aku bertukar pesan. Tak bisa lagi aku bertukar telpon. Tak ada lagi gelak tawa dan omelannya dulu. Aku sungguh sangat ingin mendengarnya lagi. Aku kehilangan penasehat terbaikku.
Saat aku melihat lemari bajuku, aku langsung teringat, tak ada lagi yang menjahitkan baju untukku. Tak ada lagi yang aku rengeki untuk membuatkan rok ataupun dress untukku. Aku kehilangan penjahit terbaikku.
Di saat aku pulang ke kampong halaman, tak ada lagi yang memasakkan makanan kesukaanku. Tak ada lagi yang membuatkan aku sup asparagus, kepiting bumbu merah, ataupun mie goring kesukaanku. Tak ada lagi yang menyiapkan semua menu kesukaanku dan membelikan aku sarapan kegemaranku di sana. Aku kehilangan koki terbaikku.
Dia adalah penjahit terbaikku, koki andalan untukku, sekaligus penasehat terbaikku. Sepertinya banyak hal yang turut hilang dengan kepergiannya.

Sepertinya hari ini aku sangat cengeng. Air mata sepertinya sudah akan turun dari pelupuk.

No comments: