Ketika dentang bel bergema
ku ingat dirimu
terbungkus dalam baju kebesaranmu
menunggu sambil tersenyum
merentangkan tangan
menrengkuh tubuh yang kelelahan
hati terasa hangat
melihat dirimu masih seperti dulu
menanti dalam ruang temaram
menemani kesendirian dalam malam kelam
membuai angan dalam alam lain
dengan harapan dan impian
dirimu hanya terseyum
di kala aku marah dan kecewa
sedu sedan kauhapus
malam-malam panjang yang dingin
membuatku selalu ingin bersamamu
menikmati rengkuhan hangatmu
kasur, bantal, guling, dan bonekaku,
kekasih malam yang selalu setia.
bersama menghabiskan malam-malam dingin.
2 comments:
You have an outstanding good and well structured site. I enjoyed browsing through it » » »
Cool blog, interesting information... Keep it UP » »
Post a Comment