Saturday, April 29, 2006

Selamat Jalan

Hidup itu memang susah ditebak ya...
hari ini bisa jadi kita masih hidup dan bernafas. Tapi esok bisa jadi berada di ambang kematian. Bisa jadi besok mendapat kecelakaan atau divonis menderita penyakit mematikan. Sepintar-pintarnya manusia mengolah kehidupan, masih kalah jauh dengan empunya dunia. Manusia bukanlah apa-apa di dunia ini....

Hari ini, lagi-lagi ada berita duka cita. Seorang ibu di lingkunganku meninggal dunia karena sakit kanker payudara dan sudah stadium 4. penyakit mematikan yang terlambat ditangani ini akhirnya mengambil alih kehidupannya. Belum lama ini, aku masih melihatnya mengikuti perayaan Paskah. Meski aku dengar ia terkena penyakit kanker ganas ini, saat itu tak ada gurat sakit di wajahnya. Senyumnya selalu terkembang di wajahnya. Meski tubuhnya terlihat capai saat mengikuti misa yang panjang, namun, siapa mengira hari ini ia akan meninggalkan dunia dan bertemu dengan orang-orang yang dicintainya yang sudah mendahuluinya.
Ibu yang sering memimpin paduan suara di gereja ini, cukup dikenal di kalangan orang gereja. Tak heran, bila saat ia menderita sakit seperti ini, banyak orang yang berinisiatif mengadakan doa Rosario bersama untuk meringankan penderitaannya. Pada detik-detik terakhir kehidupannya, ia pun didampingi oleh orang-orang yang dicintainya dan ia masih sempat menerima sakramen perminyakan yang semoga saja bisa melapangkan jalannya menuju ke tempat yang lebih indah.

Selamat Jalan Tante Etty.....